04 June 2008

Perancangan Manajemen Pengguna Pada Jaringan Komputer Berbasis Wireless Local Area Network(2)

Perancangan Manajemen Pengguna
Captive portal bekerja dengan cara mengalihkan semua permintaan akses http dari klien menuju ke sebuah halaman khusus yang biasanya berupa halaman autentikasi pengguna atau halaman kesepakatan antara pengguna dengan penyedia jaringan wireless yang berfungsi untuk melakukan autentikasi, sebelum user atau klien mengakses sumberdaya jaringan atau jaringan internet.

Perancangan Manajemen Pengguna
Captive portal bekerja dengan cara mengalihkan semua permintaan akses http dari klien menuju ke sebuah halaman khusus yang biasanya berupa halaman autentikasi pengguna atau halaman kesepakatan antara pengguna dengan penyedia jaringan wireless yang berfungsi untuk melakukan autentikasi, sebelum user atau klien mengakses sumberdaya jaringan atau jaringan internet.

Pengalihan permintaan http tersebut dilakukan dengan menginterupsi semua paket dengan mengabaikan setiap alamat dan nomor port yang dituju. Pada halaman autentikasi, user akan disuguhi variable-variabel yang harus di isi untuk autnetikasi, biasanya berupa kode pengguna dan kata kunci.

Karena halaman autentikasi harus di suguhkan kepada user atau klien, maka halaman login harus disimpan secara local di gateway, atau pada web server yang diijinkan untuk di akses oleh pengguna tanpa harus melalui proses autentikasi terlebih dahulu.

Captive portal sendiri merupakan satu set perangkat lunak yang saling bekerja sama untuk melakukan tugasnya, beberapa perangkat lunak tersebut diantaranya ;
Remote Access Dial Up service (RADIUS) Server
Sesuai dengan namanya server ini berfungsi untuk menangani sambungan dari jarak jauh. Dalam server ini juga diatur manajemen akses yang diberikan kepada pengguna seperti misalnya perhitungan penggunaan baik berdasarkan waktu ataupun data yang di download.

Dinamic Host Control Protocol (DHCP) Server
Berfungungsi untuk mengatur penggunaan Internet Protocol (IP) oleh client. DHCP ini akan memberikan IP untuk klien yang mengakses jaringan wireless.

Domain Name System (DNS)
Merupakan system yang menyimpan informasi mengenai nama domain maupun nama host dalam bentuk basis data tersebar didalam jaringan komptuer. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap alamat host dan IP untuk setiap alamat email.

DNS Redirector
Merupakan pengalih permintaan HTTP dari klien untuk di alihkan ke halaman atau alamat tertentu, misalnya halaman login, halaman persetujuan atau halaman peringatan.

Dipasaran banyak terdapat perangkat lunak yang tergolong pada captive portal ini. Diantaranya adalah :
  1. Chillispot berbasis opensource
  2. CoovaChilli berbasis opensource
  3. FirstSpot, komersial dan beroperasi pada system operasi Windows
  4. WiFiDog Captive Portal Suite
  5. SweetSpot
  6. Air Marshal
  7. Mikrotik, Komersial berbasis Linux
Topologi Jaringan
Captive portal dapat di terapkan pada jenis topologi jaringan apapun, namun perancangan topologi jaringan akan sangat membantu dalam pelaksanaan operasional captive portal. Misalnya dalam sebuah jaringan computer terdapat dua jenis jaringan; jaringan berbasis nirkabel atau wireless network dan jaringan berbasis kabel atau wired network, jika ditentukan hanya user dari jaringan wireless yang memanfaatkan captive portal maka jaringan kabel harus berada di belakang trafik captive portal sedangkan jaringan wireless sebaliknya harus berada di depan captive portal atau semua trafik harus melalui captive portal gateway.

Berikut ini contoh topologi yang dapat digunakan untuk manajemen pengguna berbasis captive portal yang sederhana :untuk jaringan yang lebih komplek dapat digambarkan dengan gambar berikut iniPerancangan User Interface
Setiap captive portal menyediakan user interface standar yang dapat digunakan tanpa harus melakukan perubahan. Namun walau demikian administrator dapat melakukan perubahan-perubahan seperlunya sesuai dengan kondisi pengguna.

Halaman login pengguna dapat di rubah sesuai dengan kebutuhan atau dengan memperhatikan kenyamanan pengguna jaringan wireless. Kendatipun halaman login standar sudah cukup user friendly namun belum tentu sesuai dengan kondisi user di tempat implementasi.

Sebagaimana kita ketahui manusia merupakan factor utama yang harus diperhatikan dalam hal melakukan perancangan antarmuka pengguna. Pada umumnya captive portal di produksi oleh produsen atau komunitas luar negeri, sehingga belum tentu sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia.

Bahasa juga menjadi factor penting dalam kenyamanan pengguna. Secara asali atau default bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris, tentu akan lebih baik jika diganti menjadi bahasa Indonesia sehingga lebih user friendly.

Halaman persetujuan tentu harus dirubah karena persetujuan antar penyedia layanan wireless network tentu berbeda. Untuk itu kita perlu sesuaikan perjanjian atau persetujuan untuk user yang hendak menggunakan jaringan wireless tersebut.

Berikut ini contoh halaman login sebagaimana di implementasikan di air marshal:
Evaluasi
Untuk melakukan evaluasi kenyamanan bagi pengguna, dapat kita buat sebuah kuesioner yang menanyakan tentang kenyamanan pengguna. Kuesioner ini dapat di berikan secar online melalui halaman yang disuguhkan ketika user melakukan sambungan ke jaringan wireless untuk kali kedua atau seterusnya.

Jawaban kuesioner tersebut dapat disimpan langsung di database. Sehingga administrator dapat mengambil hasilnya sewaktu-waktu jika dibutuhkan atau setelah mencapai jumlah tertentu yang dapat mewakili jumlah pengguna jaringan wireless.

Daftar Bacaan
802.11 , diakses tanggal 8 Desember 2007
Captive Portal, diakses tanggal 8 Desember 2007
DSSS , diakses tanggal 8 Desember 2007
Jim Geier, Wireless Network, First Step,Andi offset, 2006
Keamanan Wireless LAN (Wifi), Josua M. Sinambela, diakses tanggal 8 Desember 2007
Pengenalan Jaringan Wireless, diakses tanggal 8 Desember 2007
Prospek Usaha Warnet , diakses tanggal, 8 Desember 2007
WEP , diakses tanggal 8 Desember 2007

0 comments:

Post a Comment